
Dalam upaya memperkuat kerja sama dan berbagi wawasan strategis, Senat Akademik Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan kunjungan benchmarking ke Senat Akademik Institut teknologi bandung (ITB) pada Kamis, 3 Oktober 2024. Kegiatan ini mengusung tema “Diskusi dan Berbagi Wawasan tentang Kebijakan Pengembangan Kerjasama, Tata Kelola Aset Laboratorium dan Alumni”.
Kunjungan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk meningkatkan daya saing perguruan tinggi di Indonesia melalui penguatan kapasitas akademik, pengelolaan sumber daya yang efektif, dan optimalisasi peran alumni. Sebagai dua institusi pendidikan tinggi terkemuka di Indonesia, UGM dan ITB memiliki visi yang sejalan dalam mencetak lulusan yang unggul dan mampu bersaing ditingkat global.
Senat Akademik UGM menginisiasi kegiatan ini untuk memperoleh wawasan strategis dari senat ITB dalam tiga fokus utama yaitu
- Penguatan kerjasama kelembagaan, diskusi ini membahas peran dan kebijakan senat dalam mendorong kerjasama strategis dengan mitra internasional. UGM tertarik untuk mempelajari bagaimana ITB memanfaatkan jaringan global guna mendukung aktivitas akademik dan penelitian.
- Tata kelola aset universitas, pengelolaan aset menjadi perhatian utama dalam kunjungan ini. ITB memaparkan berbagai strategi dalam memanfaatkan infrastruktur kampus, teknologi manajemen fasilitas, serta pengelolaan laboratorium dan fasilitas riset secara berkelanjutan. Hal ini mencakup pemanfaatan sumber daya manusia dan hak kekayaan intelektual sebagai aset non-fisik yang bernilai tinggi.
- Pengelolaan dan pemberdayaan alumni. Alumni merupakan salah satu kekuatan penting bagi pengembangan universitas. Diskusi difokuskan pada strategi optimalisasi jaringan alumni untuk mendukung pendidikan, penelitian, dan pengembangan karir mahasiswa. ITB juga berbagi pengalaman mengenai keberhasilan mereka dalam melibatkan alumni dalam program penggalangan dana, mentorship, dan pengembangan fasilitas kampus.
Dengan adanya kunjungan benchmarking ini, diharapkan kedua universitas dapat saling belajar dan bersama-sama menciptakan ekosistem pendidikan tinggi yang lebih baik, inovatif, dan berdaya saing global. Kunjungan ini juga menjadi langkah awal menuju kerjasama jangka panjang yang bermanfaat bagi seluruh civitas akademika.